Aterosklerosis (Radang Pembuluh Darah) - Apa itu Aterosklerosis, Penyebab dan Pencegahannya

Aterosklerosis (Radang Pembuluh Darah) - Apa itu Aterosklerosis, Penyebab dan Pencegahannya ~ Bagi para penderita penyakit jantung, Aterosklerosis adalah istilah yang mungkin harus anda ketahui. Apa iut Aterosklerosis??? Apa penyebab terjadinya Aterosklerosis dan bagaimana pencegahannya??? Itulah yang akan kita bahas kali ini.

Aterosklerosis (Radang Pembuluh Darah)
Gambar penyempitan pembuluh darah (aterosklerosis)

Apa itu Aterosklerosis

Menurut Bahasa, Aterosklerosis (ath-eh-o-skler-O-sis) berasal dari kata Yunani athero - yang berarti bubur atau pasta dan sclerosis artinya kekerasan - dan merupakan pengerasan pembuluh darah - itu adalah penyebab paling umum dari penyakit jantung
Aterosklerosis adalah radang pada pembuluh darah manusia yang disebabkan penumpukan plak ateromatus (wikipedia
Aterosklerosis adalah penyakit akibat respon peradangan pada pembuluh darah (arteri besar dan sedang), bersifat progresif yang ditandai dengan deposit massa kolagen, lemak kolesterol, produk buangan sel dan kalsium, disertai proliferasi miosit yang menimbulkan penebalan dan pengerasan dinding arteri, sehingga mengakibatkan kekakuan dan kerapuhan arteri

Penyebab Aterosklerosis

Aterosklerosis sangat dipengaruh kadar kolesterol yang tinggi (khususnya LDL), merokok, tekanan darah tinggi, diabetes mellitus, obesitas (kegemukan) dan kurang aktifitas fisik. Tingginya kadar homosistein darah, fibrinogen dan lipoprotein-a juga dilaporkan sebagai faktor resiko  penyebab terjadinya aterosklerosis (radang pembuluh darah). Ada 4 faktor resiko biologis yang tidak dapat diubah, yaitu : usisa, jenis kelamin, ras dan riwayat keluarga (genetik).

Aterosklerosis terutama berkaitan dengan diet yang terlalu banyak mengandung kolesterol, hal yang semakin umum di masyarakat saat ini. Kolesterol adalah jenis lemak yang sangat penting untuk tubuh kita. Sebagian kolesterol diproduksi oleh tubuh (terutama di hati), sedangkan sebagian lainnya didapatkan dari makanan. Jumlah kolesterol dalam darah tidak boleh melebihi 200 mg per 100 ml darah, walaupun mungkin ada sedikit perbedaan untuk nilai tersebut menurut usia, jenis kelamin dan ras. Kita tahu bahwa ada dua jenis kolesterol: HDL yang baik berperan melindungi terhadap aterosklerosis dengan menghapus LDL yang buruk dari dinding arteri. HDL bertindak seperti “pemulung” yang memunguti sampah-sampah LDL di sepanjang dinding arteri. Bila “sampah” terlalu banyak atau “pemulung” terlalu sedikit, maka “sampah” akan menumpuk menjadi plak berbahaya.

Gejala

Gejala awal dari penyempitan arteri bisa berupa nyeri atau kram yang terjadi pada saat aliran darah tidak dapat mencukupi kebutuhan akan oksigen.

Contohnya, selama berolah raga, seseorang dapat merasakan nyeri dada (angina) karena aliran oksigen ke jantung berkurang atau ketika berjalan, seseorang merasakan kram di tungkainya (klaudikasio interminten) karena aliran oksigen ke tungkai berkurang.

Aterosklerosis dapat mulai berkembang sangat awal, ketika Anda masih muda, tetapi hampir selalu tanpa gejala. Bila timbul penyakit seperti angina atau stroke maka biasanya sudah pada stadium lanjut.


Pencegahan
  • Jaga pola diet yang seimbang, kurangi lemak jenuh hewani, goreng- gorengan, makanan cepat saji dan makanan olahan yang mengandung lemak trans.
  • Makan makanan yang dapat menurunkan kolesterol.
  • Rajin berolahraga. Latihan fisik meningkatkan sirkulasi dan sangat baik untuk paru-paru, jantung, dan otot.
  • Kelola stres. Gaya hidup stres tinggi meningkatkan tekanan darah dan memacu kerja jantung dan arteri.
  • Berhenti merokok.
  • Jaga tekanan darah, gula darah, dan berat badan Anda pada tingkat normal.
Dengan tes darah Anda dapat mengontrol jumlah kolesterol. Secara khusus, Anda perlu menjalani pemeriksaan kolesterol rutin bila Anda:
  • Berusia di atas 55 tahun
  • Memiliki LDL dan trigliserida tinggi, HDL rendah.
  • Memiliki nodul kecil lemak pada kelopak mata atau di sepanjang tendon Achilles (xanthelasma).
  • Memiliki orang tua dan kerabat dekat yang mengidap penyakit jantung koroner atau stroke pada usia relatif muda.
  • Menderita tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas.
Demikianlah artikel kesehatan tentang Aterosklerosis atau radang pembuluh darah pada manusia. Semoga bermamfaat

wikipedia | majalahkesehatan | deherba | blog remaja

0 Response to "Aterosklerosis (Radang Pembuluh Darah) - Apa itu Aterosklerosis, Penyebab dan Pencegahannya"